SEMARANG – Vaksinasi pelajar di Jawa Tengah terus digenjot untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok. Namun, hingga kini vaksinasi Covid-19 baru bisa menjangkau sebagian pelajar.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah I meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, Sunarto mengatakan, hingga saat ini vaksinasi baru dilakukan pada sebagian pelajar Kota Semarang. Sementara pelajar di Kabupaten Semarang belum divaksin.
Baca juga: Besok, Kota Bekasi Mulai Gelar Vaksinasi Massal Khusus Pelajar SMP
Dari catatannya, jumlah siswa yang sudah divaksin di Kota Semarang yaitu SMAN 1 : 776 orang, SMAN 2 ada 975 orang, SMAN 3 : 1.110 orang, SMAN 4 : 985 orang, SMAN 5 : 979 orang, SMAN 9 : 807 orang, SMAN 12 : 723 orang dan SMA Sint Louis : 167 orang.
"Untuk Kabupaten Semarang belum ada yang divaksin," kata Sunarto.
Baca juga: Vaksinisasi Covid-19, Kota Bekasi Daftarkan 93 Ribu Pelajar SMP
Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Seperti dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.
"Kami masih koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kab (abupaten Semarang dan DKK Kab (DKK Kabupaten Semarang)," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Provinsi Jateng, Suyanta mengimbau pelajar SMA, SMK, dan SLB bersedia divaksin. Hal itu bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19. Oleh karena itu, kepada para siswa baik negeri maupun swasta, agar menjalani vaksinasi.
"Kepada anak-anak SMA, SMK, SLB seluruh Jawa Tengah mari kita bersama-sama mengikuti vaksinasi Covid-19," kata Suyanta.
Menurutnya, dengan mengikuti vaksinasi itu, maka akan tercipta kekebalan kelompok atau herd immunity. Dengan demikian, hal itu sama saja membuka peluang agar terwujudnya pembelajaran tatap muka (PTM).
"Yang nantinya, proses pendidikan yang namanya belajar tatap muka akan segera terwujud," lanjut Suyanta. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik