Puluhan Anak di Jateng Putus Sekolah Lantaran Dibui

Antara, · Jum'at 30 Juli 2021 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 65 2448471 puluhan-anak-di-jateng-putus-sekolah-lantaran-dibui-E0iPb6XvRC.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

SEMARANG - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Wilayah Jawa Tengah, mencatat puluhan anak yang sedang menjalani hukuman pidana di provinsi ini terpaksa putus sekolah.

"Hingga Juli 2021, dari 240 anak yang menjalani proses hukum, terdapat 45 anak yang harus putus sekolah," kata Kepala Kemenkumham Wilayah Jawa Tengah, Yuspahruddin saat membuka Webinar "Pendidikan Anak Berkonflik dengan Hukum, Haruskan Terhenti?" di Semarang, Jumat (30/7/2021).

Baca juga:  Demi Bantu Orangtua, Siswi SD Ini Rela Putus Sekolah dan Menjual Gorengan

Dari jumlah sebanyak itu, penyebab terbesar anak berkonflik dengan hukum yang harus putus sekolah itu adalah mengundurkan diri. Penyebab lainnya, lanjut dia, anak dikeluarkan dan diminta keluar oleh pihak sekolah.

Baca juga:  Sang Ibu Lumpuh Kaku, Remaja Ini Terpaksa Putus Sekolah

Ia menjelaskan, alasan anak berkonflik dengan hukum ini harus putus sekolah karena adanya stigma di tengah masyarakat untuk menghindari tercemarnya nama baik sekolah. Padahal, lanjut dia, anak berkonflik dengan hukum ini juga merupakan korban.

"Anak perlu perhatian lebih. Anak tetap berhak untuk memperoleh pendidikan," katanya.

Ia menambahkan, bahwa anak berkonflik dengan hukum ini juga harus mendapat penanganan yang bersifat humanis. (din)

(rhs)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini