IPB University Bakal Berikan Dana Pengembangan bagi 10 Inovasi

Antara, · Rabu 28 Juli 2021 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 65 2447422 ipb-university-bakal-berikan-dana-pengembangan-bagi-10-inovasi-Kxo1M4IFuc.jpg IPB University (foto: Dok Sindo)

JAKARTA - IPB University akan memberi dana pengembangan bagi 10 inovasi prospektif, dan minuman fungsional yang diajukan oleh dosen-dosen di kampus tersebut.

"Dari hasil seleksi 16 proposal Inovasi Prospektif dan Minuman Fungsional diperoleh 10 inovasi yang lolos. Ada enam inovasi dari program pengembangan inovasi prospektif dan empat inovasi dari program pengembangan produk minuman fungsional," ujar Wakil Kepala Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB University, Tri Prartono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/7/2021).

Baca juga:  Peneliti IPB University Kembangkan Wisata Budaya Kasepuhan Citorek

Tri merinci 10 dosen yang mendapatkan dana pengembangan itu yakni Dwi Setyaningsih (Biosurfaktan Sawit Monodiasil Gliserol), Kustiariyah Tarman (Minuman Instan Spirulina Latte), Nurjanah (Body Scrub dari Residu Garam Rumput Laut dan Ampas Kopi), Suharsono (Kentang Varietas CP-3).

Kemudian, Juang Gema Kartika (Produksi Placemat Kacang Hias), Irma Isnafia (Yoghurt Probiotik Rosella), Mega Safithri (Minuman Herbal Antidiabetes Berbasis Ekstrak Daun Sirih Merah),

 Baca juga: Begini Bentuk Pengabdian Mahasiswa IPB untuk Bantu Anak Sekolah

Lalu, Katrin Roosita (Nutradiabet: Minuman Fungsional untuk Membantu Menurunkan Stres Oksidatif dan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Mellitus), Eng Wahyu Ramadhan (Sargatea: Teh Pelangsing dan Penurun Gula Darah), dan Made Astawan (Minuman Serbuk Tempe).

Sementara itu, Wakil Rektor bidang Inovasi dan Bisnis/Kepala LKST IPB University, Erika B. Laconi mengatakan, workshop ini dapat memberikan kontribusi dosen terhadap masyarakat, menghasilkan prototipe, menghasilkan paten, dan juga sebagai wujud kinerja dosen.

"Pengembangan inovasi tetap dilakukan, hasil karya kita tetap memberikan kontribusi meskipun dalam kondisi pandemik. Inovasi minuman ke depannya bisa kita lakukan uji produksi di gedung teaching industry," kata dia.

Ia berharap penyusunan RAB oleh para inovator nantinya bisa sesuai dengan pertanggungjawaban keuangan dan peraturan yang ada.

"Setiap tahun inovasi bertambah, oleh karena itu LKST IPB University akan perjuangkan untuk pendanaan dalam mengembangkan inovasi sebagai prioritas nasional," ujarnya.

Seleksi inovasi prospektif dan minuman fungsional dilakukan dengan menghadirkan 12 pengulas dari tim LKST/Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Bisnis IPB University, yang bertugas menyeleksi dan melakukan wawancara terhadap inovator yang mengajukan inovasinya. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini