Persiapan Blended Learning, Ribuan Mahasiswa UNAIR Vaksinasi Massal

Aan haryono, Koran SI · Selasa 27 Juli 2021 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 65 2446546 persiapan-blended-learning-ribuan-mahasiswa-unair-vaksinasi-massal-b2w9kkChJp.jpg Vaksinasi massal mahasiswa UNAIR (foto: ist)

SURABAYA - Herd Immunity terus diupayakan tercipta di lingkungan kampus. Direktorat Pendidikan Universitas Airlangga terus menjalani vaksinasi massal Covid-19 di Airlangga Convention Center Kampus C, pada Minggu 25 Juli 2021. Selama dua hari ini, enam ribu lebih dosis vaksin Sinovac disuntikkan pada para mahasiswa.

Direktur Pendidikan UNAIR Prof., Dr. Sukardiman, Apt., M.S menuturkan, kegiatan vaksinasi digelar dalam rangka menyukseskan program vaksinasi pemerintah Indonesia. Vaksinasi massal ini agar pada semester gasal berikutnya, Universitas Airlangga sudah siap menerapkan metode belajar mengajar blended learning.

“Ini sebuah ikhtiar dari UNAIR agar bagaimana herd immunity ini bisa dibangun di lingkungan keluarga besar UNAIR. Jadi targetnya bukan sekadar mahasiswa yang mendapat suntikan vaksin,” katanya.

Baca juga:  Mahasiswi Unair Ciptakan Kukis dari Cangkang Telur Pencegah Osteoporosis

Ia melanjutkan, selain mahasiswa UNAIR juga terdapat kurang lebih lima ratus mahasiswa dari luar UNAIR yang ikut mendaftar dalam kegiatan vaksinasi ini. Ia mengartikan bahwa kegiatan ini tidak didesain eksklusif saja, biar bisa mewujudkan herd immunity di beberapa lingkungan perguruan tinggi di Surabaya.

Sukardiman juga berharap bahwa kegiatan vaksinasi massal ini bukan yang satu-satunya, dan akan dilaksanakan lagi di kemudian hari. Ia menambahkan bahwa herd immunity mustahil dicapai apabila dilaksanakan sekali karena suntikan vaksinasi Covid-19 harus dilakukan setidaknya sebanyak dua kali.

 Baca juga: Didorong Cita-Cita ke Paris, Sopir Ojol Ini Berhasil Lulus Cumlaude S2 Unair

“Makanya pada satu bulan depan pasti kita adakan lagi program vaksinasi massal ini. Program berikutnya kelihatannya kami juga mendapatkan tawaran dengan merk vaksinasi yang berbeda dan dengan dosis yang lebih banyak lagi. Harapannya adalah terwujudnya herd immunity dan kegiatan perkuliahan dapat dilaksanakan secara blended learning,” pungkasnya. (din)

(rhs)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini