Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditjen Dikti Percepat Pendayagunaan Nakes untuk Tangani Pandemi Covid-19

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Senin, 19 Juli 2021 |13:56 WIB
 Ditjen Dikti Percepat Pendayagunaan Nakes untuk Tangani Pandemi Covid-19
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Kemendikbudristek berkolaborasi intensif dengan Kemenkes dalam mempercepat pendayagunaan lulusan bidang kesehatan seperti dokter, perawat dan bidan yang merupakan tenaga kesehatan strategis untuk penanganan Covid-19. Tenaga kesehatan tersebut bertugas baik untuk perawatan pasien, maupun sebagai vaksinator.

Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbudristek Nizam menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kemenkes, kebutuhan tenaga dokter dapat dipenuhi dari dokter pasca internsip.

Baca juga:  Kemenkes Buka Pendaftaran Tenaga Kesehatan, Ini Syaratnya

Dia melanjutkan, saat ini perguruan tinggi menghasilkan lebih dari 11 ribu dokter profesional setiap tahun, lebih dari 13 ribu dokter program pendidikan dokter spesialis serta dokter internsip yang mendapatkan pelatihan khusus.

Nizam menyampaikan, percepatan kesiapan dokter internsip telah dilakukan dengan percepatan penerbitan sertifikat profesi dari perguruan tinggi, sertifikat kompetensi dari organisasi profesi, dan surat tanda registrasi dari Konsil Kedokteran Indonesia, bagi sekitar 3.300 lulusan baru Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) periode Mei 2021.

Baca juga: Sri Mulyani Tambah Insentif Nakes Rp1,08 Triliun, Jumlah Dokter dan Perawat Diperbanyak

Selain tenaga dokter, diperlukan juga akselerasi pendayagunaan sekitar 16.000 tenaga perawat dan bidan. Khususnya untuk di wilayah Jawa dan Bali. Kemendikbudristek juga telah berkoordinasi dengan asosiasi institusi pendidikan dan organisasi profesi untuk menggerakkan lulusan prodi keperawatan dan kebidanan. Khususnya bagi 28.000 lulusan uji kompetensi periode Juni 2021 dari wilayah Jawa dan Bali.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement