Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendikbud Mas Nadiem Gulirkan Kampus Mengajar 2021

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Selasa, 09 Februari 2021 |15:13 WIB
Mendikbud Mas Nadiem Gulirkan Kampus Mengajar 2021
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim. (Foto:Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Mendikbud Nadiem Anwar Makarim meluncurkan program Kampus Mengajar angkatan 1 di tahun 2021. Mendikbud berharap melalui mahasiswa yang turun mengajar ini maka pembelajaran khususnya di daerah 3 T dapat terbantu.

Mendikbud mengatakan, pahlawan nasional R.A Kartini memiliki semboyan sehingga dia bisa membawa kemajuan bagi bangsa. Semboyannya terdiri dari dua kata yakni, Saya Mau. "Dan 2 patah kata pendek itu lah yang mengantarkan beliau melampui beragam kesulitan," katanya pada peluncuran Kampus Merdeka secara daring, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga: Mendirikan Rintisan Start Up, Mahasiswa Perlu Perhatikan Hal Ini

Mendikbud menjelaskan, ditengah upaya memperbaiki mutu pendidikan nasional bangsa ini dihadapkan pada pandemi. Ini adalah tantangan yang besar sekali, katanya, khususnya bagi pembelajaran yang dialami oleh para siswa yang duduk di bangku sekolah dasar.

Dia menuturkan, sebagian dari mereka harus melakukan pembelajaran dari rumah dan tidak bisa bertemu dengan bermain dengan teman-temannya. Selain itu guru dan orang tua murid pun juga harus beradaptasi dengan pembelajaran dari rumah ini.

Baca Juga: Tiga Mahasiswi IPB University Gagas Resilient Ecotone untuk Keberlanjutan Hutan

"Oleh karena itu melalui Kampus Mengajar 2021, Saya ingin menantang kalian untuk juga mengatakan, Saya Mau. Yakni mau membantu mengubah tantangan tersebut menjadi harapan," tutur alumnus Harvard Business School ini.

Mendikbud mengatakan, dia mengajak para mahasiswa untuk mengikuti Kampus Mengajar sehingga bisa berkreasi, beraksi dan berkolaborasi selama 12 minggu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Khususnya untuk membantu di daerah 3T.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement