BOGOR - Institut Pertanian Bogor (IPB) mengeluarkan kebijakan akademik untuk mahasiswanya belajar jarak jauh atau online. Hal tersebut guna mencegah resiko penyebaran virus corona atau COVID-19.
"Kebijakan kegiatan belajar mengajar dan akademik mahasiswa IPB sudah diputuskan dengan metode jarak jauh atau secara online," kata Rektor IPB, Arif Satria, dalam keterangannya, Selasa (15/3/2020).
Kebijakan tersebut sudah tertuang dalam Surat Edaran IPB Nomor 3974/IT3/HM.00/2020 dan Surat Edaran Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Nomor 4600/IT3/HM.00/2020.
Dalam surat tersebut, juga tertulis beberapa poin diantaranya pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) tidak dengan tatap muka. Akan tetapi, jika diharuskan tatap muka harus melaporkan ke pihak kampus dan melalui protokoler kesehatan yang ada.
"Apabila kegiatan UTS tetap dilaksanakan dengan metode tatap muka harus dilakukan dengan memenuhi protokol kewaspadaan," jelasnya.
Kebijakan tersebut, tambah Arif, berlaku bagi setiap kegiatan/aktivitas yang memungkinkan meningkatnya peluang bagi penyebaran virus COVID-19 sampai batas waktu yang ditetapkan kemudian.
"Imbauan ini berlaku dilingkungan civitas akademik IPB baik akademis dan non akademis," katanya.
Baca Juga: Warga Bisa Lakukan Penyemprotan Disinfektan Mandiri di Rumah, Begini Caranya
Institut Pertanian Bogor (IPB) juga mengeluarkan kebijakan Partially Closed Down selama kurang lebih tiga minggu terhitung sejak 17 Maret- 5 April 2020. Kampus akan ditutup aksesnya bagi seluruh warga IPB serta pihak luar yang tidak berkepentingan.
Akses masuk kampus akan diberikan secara terbatas untuk kegiatan yang sifatnya tidak bisa ditunda, seperti penelitian di laboratorium. Pembatasan ini adalah upaya menjamin efektivitas sterilisasi gedung dan ruangan secara bergilir di kampus IPB.
"Selama masa tersebut seluruh aktivitas di lingkungan IPB akan dilaksanakan secara online atau metode tanpa tatap muka yang lain dengan beberapa pengecualian yang dilaksanakan dengan sistem piket atau bentuk penugasan lainnya," ucap Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Sistem Informasi selaku Ketua Tim Crisis Center IPB, Dodik Ridho Nurrochmat.
"Harapannya agar mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan dapat menjalankan aktivitas akademik maupun administrasi dengan tenang," tambah Dodik.
(Khafid Mardiyansyah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik