JAKARTA - Seribuan siswa tingkat SD hingga SMA mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019 di Sulawesi Utara dan D.I Yogyakarta pada 1 hingga 5 Juli 2019. Event ini gelaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah digelar ke-19 kalinya.
OSN 2019 mengangkat tema 'Mencintai Sains, Mengukir Masa Depan’ dan mengambil burung manguni sebagai maskot-nya. Barung manguni sangat akrab di telinga masyarakat Minahasa, dan merupakan lambang daerah tersebut.
Berikut ini adalah cerita rakyat mengenai burung manguni yang dilansir Okezone dari keterangan tertulis resmi Kemendikbud dan sumber lainnya.
Nama burung manguni atau sebutan lainnya tootosik memiliki arti mengamati. Berdasarkan mitos , burung ini ditugaskan oleh Opo Empung Wangko (penguasa tertinggi dalam struktur keyakinan orang Minahasa) untuk selalu memberi petunjuk kepada bangsa Minahasa.
Suatu hari, leluhur bangsa Minahasa kehilangan arah setelah kampung mereka dilanda air bah. Mereka kemudian diperintahkan pergi ke tanah yang dijanjikan oleh Opo Empung Wangku, namun tak ada yang tahu di mana letaknya. Akhirnya, burung manguni yang membimbing mereka ke tempat tujuan.