Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Butuh 17 Juta Tenaga Kerja Melek Teknologi Digital

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 04 Februari 2019 |10:25 WIB
RI Butuh 17 Juta Tenaga Kerja Melek Teknologi Digital
Foto: Taufik Okezone
A
A
A

"Setelah pembangunan infrastruktur dilanjutkan pada pengembangan sumber daya manusia. Kita perlu menguasai bahasa-bahasa teknologi baru, karena Indonesia memerlukan sekitar 17 juta tenaga kerja yang melek teknologi digital pada tahun 2030. Lulusan perguruan tinggi Perbanas Institute harus memiliki jiwa kewirausahaan untuk dapat berkontribusi menciptakan lapangan kerja baru," tuturnya.

Sementara itu Rektor Perbanas Institute Hermanto Siregar menyatakan, industri keuangan dan perbankan menjadi salah satu bidang yang merasakan secara langsung dampak dari Revolusi Industri 4.0.

"Saat ini berkembang dengan pesat beragam bentuk layanan keuangan dari berbagai perusahaan start-up non-bank dalam bentuk digital yang dengan mudah diakses serta digunakan di manapun dan kapan pun juga," katanya.

 Baca Juga: Perbanas Minta Jumlah Bank Dikurangi, OJK: Tak Bisa Dipaksakan

Hal ini, lanjut dia, tentunya menjadi tantangan dan juga pada saat yang sama membuka peluang khususnya bagi para lulusan Institut Perbanas untuk dapat melihat lebih jauh dan memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan ide-ide kreatif yang dapat diterapkan. "Baik pada perusahaan tempat bekerja ataupun saat memulai perusahaannya sendiri," jelasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement