Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peneliti Panas Bumi UGM Diundang Komisi PBB untuk Asia Pasifik

Rany Fauziah , Jurnalis-Kamis, 22 November 2018 |18:11 WIB
Peneliti Panas Bumi UGM Diundang Komisi PBB untuk Asia Pasifik
Peneliti UGM (Foto: Website UGM)
A
A
A

YOGYAKARTA - Salah satu akademis UGM yang merupakan peneliti energi panas bumi yang diundang untuk memberi masukannya pada integrasi pengelolaan sumber daya di kawasan kota-kota Asia oleh Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Asia dan Pasifik (UN-ESCAP).

Melansir dari laman UGM, Kamis (22/11/2018), Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Asia dan Pasifik (UN-ESCAP) menyelenggarakan workshop tentang “Integrated Resources Management in Asian Cities: the Urban Nexus” di kantor PBB di Bangkok, Thailand pada 14 – 16 November lalu. Kegiatan ini melibatkan para pengambil kebijakan, birokrat, dan akademisi dari India, China, Mongolia, Vietnam, Thailand, Kamboja, Korea, Filipina, Indonesia, perwakilan Bank Dunia, dan para pengamat dari luar negara-negara Asia.

Baca Juga: Strategi UGM Bereskan Polemik Sawit di Kawasan Hutan

Peneliti energi panas bumi dari Fakultas Teknik UGM yaitu Dr. Pri Utami. Dr. Pri Utami diundang sebagai narasumber pada workshop UN-ESCAP yang ke-8 tersebut untuk memberikan paparan tentang seluk beluk energi panas bumi serta potensi, tantangan dan peluang pengembanganya di negara-negara Asia.

Pri Utami mengatakan dalam workshop tersebut dirinya menyampaikan tentang latar belakang geologi sumber daya energi panas bumi di kawasan Asia – Pasifik, manfaatnya dalam membangun kesejahteraan manusia serta keramahannya terhadap lingkungan. “Potensi panas bumi sebesar 70,000 MW tetapi masih minim pengembangan, di masa depan justru dapat menjadi kunci bagi kesejahteraan berkelanjutan di kawasan ini,” kata Ketua Pusat Penelitian Panas Bumi Fakultas Teknik UGM.

ugm

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement