Jumlah 860.001 peserta tersebut terdiri dari Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 26.181 peserta. Di mana 25.181 peserta menggunakan desktop/PC dan 1.000 peserta menggunakan Tablet atau Telepon Pintar berbasis Android. Sementara, peserta Ujian Tertulis Berbasis Cetak (UTBC) terdiri dari 833.820 peserta.
Data peserta yang berkebutuhan khusus sebanyak 365 peserta yang terdiri dari 122 peserta tuna rungu, 107 peserta tuna netra, 43 peserta tuna wicara dan 93 peserta tuna daksa.

3. Kelompok ujian SBMPTN dibagi menjadi 3
Kelompok ujian SBMPTN terbagi menjadi tiga jenis, pertama, kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek), kedua kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sosial Humaniora (TKD Soshum) dan ketiga kelompok Ujian Campuran dengan materi ujian TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.
4. Jakarta dan Medan Jadi Daerah Dengan Peserta Ujian Terbanyak
Terdapat 42 Panitia Lokal (Panlok) dalam penyelenggaraan SBMPTN tahun ini. Data statistik lima peserta terbanyak menurut Panlok sebagai berikut:
1. Panlok 30-Jakarta (74.927 peserta)
2. Panlok 14-Medan (63.357 peserta)