JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Pendidikan DPP Partai Perindo, Ajun Damayanti mengungkapkan, pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) masih rawan disusupi joki.
“Hal ini sangat mengkhawatirkan karena tidak terjadi di saat sekarang ini saja,” ujar Ajun melalui keterangan tertulisnya.

(Baca Juga: Perjuangan Peserta Difabel Jadi Mahasiswi Kedokteran UI Lewat SBMPTN)
Kasus perjokian dalam ujian SBMPTN pernah terjadi di dua tempat yaitu Solo dan Makassar. Biasanya, joki akan menyamar sebagai peserta ujian untuk meloloskan calon peserta yang telah menyewanya.