BANDA ACEH - Sebanyak 15.363 orang peserta mengikuti ujian masuk perguruan tinggi melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Lokal Wilayah Banda Aceh, Dr. Hizir Sofyan di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Selasa (8/5/2018).
Dari ribuan calon mahasiswa yang mengikuti ujian tersebut, dua diantaranya mengalami tuna netra. Dua calon mahasiswa tersebut yakni Muhibbal warga Tiba Raya, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Dan Muhayyan Ifkar asal Karya Budi, Suka Karya Kabupaten Simeulue.
(Baca Juga: Menristekdikti Ingatkan Panitia Jangan Diskriminasi Peserta SBMPTN Disabilitas)
Dikatakan Hizir, pada tahun ini ada tidak ada calon mahasiswa yang mengikuti ujian SBMPTN di wilayah Banda Aceh yang berada di rumah sakit, semua calon mahasiswa mengikuti ujian di ruangan yang telah tertera di kartu ujiannya. Namun, di samping itu ada dua calon mahasiswa yang tuna netra.
"Tahun ini ada perbedaan sedikit di Panlok Banda Aceh. Pelaksanaan ujian kali ini ada dua peserta yang tuna netra, satu tuna netra total, dan satu lagi baru tuna netra tapi dia tidak bisa melihat," kata Hizir.
Muhibbal, Seorang Tuna Netra Antusias Ikut SBMPTN di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh (foto: Khalis Surry/Okezone)