MAKASSAR - Penyelenggaraan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Kota Makassar, masih saja mengalami persoalan di dalamnya. Mulai dari lampu yang mati hingga pengawas ujian yang tidak hadir menjalankan tugasnya pada seleksi hari pertama tes potensi akademik, Selasa (8/5/2018).
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu yang melakukan pemantauan di tiga titik mengungkapkan rasa kekecewaannya setelah memantau ruangan yang digunakan para peserta SBMPTN. Titik tersebut disebarkan lansung di luar lokasi kampus yakni, SDN Sudirman, Jalan Sudirman, SMK Negeri 4 Jalan Bandang dan SMA Negeri 4 Jalan Cakalang.
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu Tinjau SBMPTN di Makassar (foto: Prayudha/Okezone)
(Baca Juga: Menristekdikti Tidak Menoleransi Adanya Kecurangan SBMPTN 2018)