Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Simak Regulasi Penerimaan PTN Berikut Ini!

Shara Nurachma , Jurnalis-Kamis, 08 Maret 2018 |17:30 WIB
Simak Regulasi Penerimaan PTN Berikut Ini!
Foto: Dok ITS
A
A
A

JAKARTA - Penting untuk kamu mengetahui alur-alur penerimaan masuk PTN dan tahu jenis-jenis jalur masuk yang diberikan pemerintah, selain SNMPTN, masih ada SBMPTN, jalur mandiri, dan PBSB yang merupakan jalur khusus yang disediakan Kementerian Agama kepada siswa pesantren.

Tahapan awal jalur penerimaan mahasiswa baru di PTN adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Dimulai dari seleksi per sekolah dengan ketentuan pendaftar sesuai dengan akreditasi sekolah. Dalam halaman web SNMPTN disebutkan regulasi akreditasi sekolah, apabila akreditasi A maka sekolah mampu mengirim perwakilan hingga 50% dari jumlah siswa total. Untuk akreditasi B, sekolah bisa mengirim perwakilan 30 %, sedangkan akreditasi C hanya berhak 10 %, dan apabila belum terakreditasi maka hanya dapat mengirim 5% dari jumlah siswanya. Ini seperti yang dikatakan Siti Machmudah, anggota tim penerimaan mahasiswa baru kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dalam laman ITS.

Setelah seleksi sekolah berdasarkan akreditasi, siswa akan memilih PTN dan jurusan favoritnya. Siswa dapat memilih satu jurusan atau lebih dengan ketentuan yang ada. Siswa juga dianjurkan memasukan beberapa sertifikat prestasinya. Selanjutnya, data-data tersebut akan melalui proses seleksi panjang dan akan ada juga seleksi di pusat PTN. Di pusat perguruan tinggi akan diseleksi indeks sekolah, seperti (ITS) Surabaya contohnya, yang hanya menerima indeks sekolah diatas 0.7.

Setelah masing-masing PTN menyeleksi sekolah, selanjutnya data akan dikirim ke jurusan masing-masing. Pada tahap ini akan diseleksi kemampuan siswa di antaranya akademik siswa dan organisasi. Akademik siswa meliputi nilai rapor kelas 1 SMA Hingga kelas 3 SMA semester 1 dan seleksi yang terakhir adalah riwayat siswa dalam juara perlombaan atau organisasi.

Menurut Siti Machmudah, SNMPTN sendiri mempunyai jatah hanya 30% dari jumlah keseluruhan mahasiswa satu angkatan. Sedangkan untuk SBMPTN mempunyai jatah 40%, dan sisanya adalah untuk tes mandiri.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement