MANDAILING NATAL - Nur Aysah yang duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar Desa Hubargot Nauli, Kecamatan Hubargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara setiap harinya digendong sang ibu untuk berangkat dan pulang ke sekolah.
Kaki ibu sebagai pengganti kakimu, itulah ungkapan kasih sayang yang terlontar dari Suryaidah terhadap putrinya Aisyah, yang menderita lumpuh layu sejak umur 6 tahun.
"Aisyah mengalami kelumpuhan di bagian kaki setelah jatuh dari tangga di waktu beberapa tahun yang lalu," ujar Suryaidah kepada Okezone, baru-baru ini.
(Baca juga: Taklukan Gunung Aconcagua, Mahasiswa Unsoed Sebarkan Budaya Indonesia)
Keadaan inilah yang membuat Asyah tergantung kepada ibunya kemanapun ia pergi, namun semangat siswi kelas tiga ini tak pernah pudar untuk menuntut ilmu. Suryaidah juga menuturkan, saat masih kecil, kondisi fisik Aisyah seperti anak-anak lainnya di masa itu.