Advertisement
Advertisement

Jokowi Minta Jurusan SMK Variasi, Pengamat: Itu Bukan Solusi!

Iradhatie Wurinanda , Jurnalis-Rabu, 08 Februari 2017 |11:01 WIB
Jokowi Minta Jurusan SMK Variasi, Pengamat: Itu Bukan Solusi!
Pelajar SMK sedang praktik (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pada sebuah kesempatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah mengungkapkan keinginanya agar ada variasi jurusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Menurut dia, jurusan tersebut disesuaikan dengan perkembangan zaman, seperti, belajar mengenai jaringan IT, membuat video blog (vlog), aplikasi, animasi, logistik dan online store.

Meski begitu, Pengamat pendidikan, Doni Koesoema menilai bahwa sebenarnya pelatihan membuat video, aplikasi, program, dan lain sebagainya sudah diajarkan di SMK yang fokus pada sistem informasi. Persoalannya, para lulusan SMK ini belum memiliki kompetensi yang bagus.

"Ada sekira lima juta lulusan SMK yang menganggur. Artinya mereka belum siap kerja. Soal penjurusan ini perlu ditata ulang, ada analisis kebutuhan, kemudian didukung oleh kebijakan pemerintah," tutur Doni dihubungi Okezone, baru-baru ini.

Memperbanyak jurusan atau jumlah SMK, kata Doni, bukan solusi untuk meningkatkan kualitas lulusan. Sebab, saat ini saja masih banyak SMK yang kekurangan guru dan belum memiliki fasilitas laboratorium yang memadai.

"Seharusnya yang sudah ada ini dikembangkan. Kemudian jurusan yang sudah jenuh dimoratorium," sebutnya.

Doni menambahkan, lulusan SMK yang menganggur bukan sepenuhnya salah siswa. Sehingga, dalam hal ini peran pemerintah diperlukan untuk mengakomodasi mereka agar terserap ke industri.

"SMK di Labuan Bajo misalnya, sudah ada yang fokus pada pariwisata dan perhotelan. Tetapi wisata di sana kebanyakan orang asing, akhirnya mereka tidak masuk. Artinya harus ada kebijakan dari pemerintah," tukasnya.

(Susi Fatimah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement