Share

Marak Sikap Intoleran di Medsos, Ini Respons Mendikbud

Susi Fatimah, Okezone · Senin 02 Januari 2017 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 02 65 1581116 marak-sikap-intoleran-di-medsos-ini-respons-mendikbud-kkphvZtCVk.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Belakangan terakhir marak sikap intoleran di media sosial. Sebagian dari masyarakat tak lagi melihat perbedaan agama, keyakinan dan cara pandang sebagai sesuatu yang indah namun justru sebaliknya. Padahal Indonesia terkenal dengan Bhineka Tunggal Ika yang artinya meski berbeda tetapi tetap satu. Lantas bagaimana agar para pelajar di Indonesia tak terjerumus pada sikap intoleran tersebut?

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, pentingnya pendidikan karakter di sekolah dengan full day school. Makna full day school menurutnya bukan delapan jam berada di sekolah dengan terus belajar di kelas.

"Jangan bayangkan delapan jam di kelas, nanti mereka bisa ke sanggar tari, mengaji, berkunjung ke museum yang masih tanggung jawab sekolah," tutur Muhadjir belum lama ini.

Muhadjir mengatakan, setiap agama mengajarkan toleransi dalam beragama. Begitu juga di sekolah sudah ada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Namun harus diakui belajar PPKn saja tidak cukup.

Selain itu, peran guru di sekolah juga penting untuk menangkis sikap intoleran. "Tugas inspektorat juga harus mencurigai guru-guru yang dicurigai mengajarkan intoleran," tegasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini