"Awalnya mengontak profesor Strathclyde melalui jejaring profesornya di ITS. Tanpa diduga, sebulan kemudian profesor tersebut berkunjung ke Indonesia dalam program joint research," sebutnya.
Singkat cerita, setelah melakoni wawancara Siti lolos beasiswa Uni Eropa. Namun, lantaran Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa, Siti beralih melamar beasiswa LPDP. Lagi dan lagi, dia dinyatakan lolos untuk studi di Inggris tersebut.
"Saya memang orang yang telaten merancang masa depan. Jika ditanya hari ini, saya sudah mempunyai rencana hingga lima tahun ke depan. Saya suka membuat video tentang target dan mimpi-mimpi," terangnya.
Siti mengungkapkan, bermimpi adalah awal dari seluruh kesuksesan. Dia percaya bahwa setiap tindakannya hari ini akan menentukan suksesnya di masa mendatang. "Jadi jangan pernah takut bermimpi. Kejarlah cita-citamu hingga kamu berhasil meraihnya," pungkasnya.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik