JAKARTA - Untuk pertama kalinya, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) diselenggarakan dengan dua metode ujian. Pertama, SBMPTN Paper Based Test (PBT) dan kedua, SBMPTN Computer Based Test (CBT).
SBMPTN CBT dilaksanakan dengan kuota terbatas. Hanya 2.500 peserta dapat mengikuti ujian berbasis komputer ini di 30 perguruan tinggi negeri (PTN) yang ditunjuk.
Terbatasnya kuota SBMPTN CBT ini membuat banyak siswa calon peserta SBMPTN 2016 gigit jari. Siswa SMAN 101 Jakarta, Faiz Adjita berharap, di masa mendatang, kuota peserta SBMPTN CBT bisa diperbanyak.
"Kan sekarang masih 2.500 peserta, ya semoga di tahun-tahun berikutnya yang bisa ikut bisa diperbanyak," ungkapnya saat dihubungi Okezone, Kamis (28/4/2016).