JAKARTA - Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menjadi salah satu pintu gerbang berkuliah di perguruan tinggi impian. Jalur ini biasanya digunakan oleh siswa-siswi yang memiliki prestasi akademis di sekolah lantaran menggunakan perhitungan nilai rapor.
Kendati demikian, para pendaftar masih sering melakukan kesalahan-kesalahan yang membuat proses pendaftaran menjadi terhambat. Berikut ini Okezone rangkum empat kesalahan umum yang kerap dilakukan siswa SMA/sederajat saat mendaftar SNMPTN.
1. Foto alay
Proses pengunggahan foto merupakan poin penting, terutama untuk mencetak kartu peserta. Pertama, pastikan foto yang diunggah merupakan foto formal, bukan bergaya santai apalagi alay. Kenakan pakaian berkerah yang berwarna netral. Tata rambut dengan rapi. Begitu juga untuk laki-laki, rambut tidak boleh gondrong.
Selain pose, perhatikan juga warna background foto. Biasanya, terdapat aturan mengenai warna background foto sesuai jenis kelamin. Jangan sampai karena kesalahan sepele membuatmu harus mengambil dan mengunggah ulang pasfoto.
Terakhir, saat proses mengunggah foto, pastikan ukuran foto sesuai dengan yang diinginkan sistem. Lakukan resize jika ukuran foto terlalu besar atau kecil. Pastikan juga ukuran file fotomu tidak melebihi kapasitas maksimal.
2. Menunda daftar
Masa pendaftaran SNMPTN 2016 dibuka 29 Februari sampai 12 Maret 2016. Kebiasaan peserta adalah melakukan pendaftaran di detik-detik terakhir sebelum batas akhir. Padahal, di masa tersebut kemungkinan server sibuk dan error cukup besar. Akibatnya, peserta kesulitan mengakses laman SNMPTN dan proses pendaftaran menjadi terkendala. Oleh sebab itu, pastikan sudah melakukan pendaftaran sejak awal sebelum server sibuk. Jangan sampai batal mengikuti SNMPTN hanya karena menunda di akhir masa pendaftaran.
3. Asal pilih prodi dan PTN
Peserta SNMPTN wajib menentukan PTN dan prodi dengan bijak. Terutama untuk pemilihan prodi, pastikan mengetahui gambaran mengenai apa yang akan dipelajari. Hal ini untuk menghindari salah jurusan yang membuatmu menyesal di kemudian hari. Sedangkan untuk PTN, pilihlah kampus yang bisa dijangkau. Pikirkan matang-matang sebelum memutuskan menjadi mahasiswa rantau. Jangan sekadar ikutan teman juga, ya!
4. Tidak mengecek daya tampung
Memiliki keinginan untuk kuliah di suatu prodi universitas adalah hal yang wajar. Kendati demikian, cek dulu daya tampung prodi supaya tidak salah strategi. Urutan pilihan menentukan prioritas, sehingga pilih kampus dan prodi yang punya peluang besar lolos dengan menyesuaikan prestasi akademismu. (ira)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik