Metode LIBS, menurutnya, saat ini telah berkembang pesat sebagai alat deteksi cepat kandungan unsur dan molekul dengan konsentrasi rendah pada berbagai material.
"Baik itu di bidang lingkungan, geologi, kesehatan, industri logam, industri farmasi, industri makanan, dan industri lainnya," katanya.
Sementara, Darmawan membawakan topik pembangkitan emisi fosforesensi daerah dekat-ultraviolet dari Iridium (III) kompleks. Adapun peneliti Fatmawati menyajikan hasil penelitian tentang penggunaan ekstrak berbagai tanaman Indonesia (obat tradisional Indonesia) untuk komplikasi antidiabetik.
Di hadapan tim penilai, Mangindaan menguraikan makalahnya tentang penggunaan polyimide membranes dehidrasi pervaporasi acetone. Wakil dari Universitas Brawijaya, Aprilia mengemukakan topik monolith berbasis polimer organik untuk pemisahan sampel DNA secara cepat, efisien, dan ramah lingkungan. Sedangkan Lukman Hakim mempresentasikan penelitiannya tentang penyimpanan hidrogen molekular pada struktur es yang terisi.
Pacifichem 2015 merupakan simposium terbesar bidang kimia dan ilmu spektroskopi khususnya di wilayah Asia Pasifik. Simposium yang berlangsung sejak 1984 ini dihelat setiap lima tahun sekali. Pada Pacifichem 2015 ini, ada lebih dari 18 ribu makalah dari 71 negara yang didaftarkan.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik