MAJENE - Universitas Negeri Sulawesi Barat (Unsulbar) menyusun kurikulum baru dan pembukaan sejumlah konsentrasi program studi. Penyusunan itu dilakukan untuk menghadapi tantangan di era mendatang, khususnya di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang tak lama lagi akan diterakan.
Rektor Unsulbar, Akhsan Djalaluddin, mengatakan, saat ini, perguruan tinggi yang ia pimpin telah berbenah terutama dalam pelaksanaan kurikulum.
"Menghadapi MEA, mata kuliah yang akan diterima mahasiswa harus mengikuti perkembangan," ujar Akhsan.
Salah satu pembenahan yang dilakukan adalah membuka 17 program studi baru. Menurut Akhsan, pembukaan konsentrasi tersebut selain sebagai antisipasi terhadap MEA, juga sebagai respons terhadap masukan dari masyarakat dan pemerintah terhadap ketersediaan SDM.