Dengan adanya MoU antara pemerintah dan kampus, Menteri Marwan berharap pengembangan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat akan bisa berjalan dengan baik.
“Kegiatan pendidikan beberapa kampus yang berada di daerah tertinggal harus bisa sejajar dengan kampus-kampus lain yang berada di kota besar. Selain itu, sebagai kelompok intelektual, kampus-kampus di perbatasan harus bisa membantu untuk merumuskan konsep dan model kebijakan serta program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sesuai dengan program prioritas pemerintah,” tandasnya.
Disisi lain, Menteri Marwan juga berharap beberapa kampus yang menjalin MoU dengan pemerintah bisa memunculkan inovasi baru untuk mengembangkan potensi desa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tertinggal, daerah tertentu dan kawasan transmigrasi.
“Dengan adanya MoU ini kementerian juga ingin mengembangkan aksesibilitas dan peningkatan kapasitas bagi civitas akademika dan stakeholder yang bekerja untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, daerah tertinggal, daerah tertentu dan kawasan transmigrasi,” tandasnya.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik