Advertisement
Advertisement

Mahasiswa Banten Kampanyekan Bambu untuk Ketahanan Nasional

Rachmad Faisal Harahap , Jurnalis-Jum'at, 02 Januari 2015 |18:15 WIB
Mahasiswa Banten Kampanyekan Bambu untuk Ketahanan Nasional
Mahasiswa Banten Kampanyekan Bambu untuk Ketahanan Nasional (Foto: dok. BCC)
A
A
A

JAKARTA - Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), puluhan pemuda dan mahasiswa di Banten yang tergabung dalam Banten Creative Community (BCC), sebuah komunitas kreatif di Banten, melakukan kampanye kepada masyarakat untuk mengelola bambu sebagai solusi membangun Indonesia ke depan yang dinilai memiliki potensi ekonomi yang tinggi dan ramah lingkungan.

Hal itu disampaikan oleh Dewan Pendiri BCC, Mukoddas Syuhada, pada acara pelantikan, rapat kerja, dan workshop bertema 'Revolusi Sebatang Bambu untuk Kedaulatan Sandang, Pangan, Papan, Energi, dan Lingkungan' yang digelar pada 30 Desember 2014 hingga 1 Januari 2015 di Kampung Bedeng, Curug Cigumawang, Kabupaten Serang, Banten.

"BCC sebagai komunitas kreatif telah dan terus melakukan kampanye kreatif kepada masyarakat agar memiliki kesadaran tentang daya guna bambu bagi ketahanan nasional, baik pangan maupun energi," ujar Mukoddas, seperti keterangan tertulis yang diterima Okezone, Jumat (2/1/2015).

Selain itu, ia juga menambahkan pentingnya sinergitas antara semua elemen untuk bersama-sama membangun Indonesia dari kampung sebagai entitas paling nyata dalam pembangunan nasional.

"Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk turut bergabung dalam gerakan Membangun Indonesia dari Kampung, sebuah gerakan pembaruan yang mengusung visi kemandirian secara ekonomi, lingkungan, dan energi bagi kampung-kampung di Indonesia," ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Presiden BCC, Usep Mujani. Dia menilai bahwa dalam menghadapi MEA, masyarakat harus diberi pendampingan secara intensif agar menjadi masyarakat yang mandiri dan siap menghadapi persaingan global.

"Usaha advokasi dan program nyata telah kami lakukan dengan BCC sejak beberapa tahun ke belakang. Kami optimis Indonesia mempunyai kesempatan untuk mentransformasikan diri dari pasar yang gemuk, sekaligus lemah menjadi negara kuat secara ekonomi dalam kurun 20 tahun ke depan dengan cara merevitalisasi usaha-usaha kreatif dan menghidupkan ekonomi desa," ungkap Usep.

Seperti diketahui, BCC merupakan sebuah komunitas independen yang bergerak di bidang kegiatan kreatif di Banten. Didirikan pada 2010, mereka memperjuangkan visi Eco Village dengan mengusung gerakan bernama Membangun Indonesia dari Kampung.

Saat ini BCC bersama komunitas yang peduli dengan lingkungan telah menanam bambu sebanyak 30 hektare di berbagai kota di Banten dan membangun desa binaan yang di antaranya Desa Tapak Bumi, Karanghantu, Desa Cihideung, Desa Anyer, dan Desa Pageularan. (fsl)

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement