JAKARTA – Universitas Tarumanagara (Untar) melalui Fakultas Ilmu Komunikasi menggelar kegiatan Media Goes To Campus dengan menghadirkan Okezone sebagai narasumber. Kegiatan yang berlangsung di kampus Untar, Jakarta, pada Kamis, 22 Oktober 2026 tersebut dihadiri Wakil Pemimpin Redaksi Okezone, Bernadheta Ginting.
Dalam kesempatan itu, Bernadetha pun berbagi wawasan mengenai transformasi media di tengah pesatnya perkembangan era digital. Di hadapan ratusan mahasiswa, Bernadheta memaparkan perjalanan Okezone dalam beradaptasi dengan perubahan lanskap industri media.
Transformasi tersebut mencakup pengembangan platform pemberitaan yang semula berfokus pada teks menjadi media multimedia. Kini, Okezone menghadirkan beragam format konten, mulai dari artikel, video, hingga siaran langsung dan podcast.
Perubahan ini menjadi bagian dari upaya Okezone dalam menjawab kebutuhan audiens digital yang semakin dinamis. Selain itu, Okezone juga memperluas jangkauan informasi melalui berbagai platform.
Dalam pemaparannya, Bernadheta menjelaskan perkembangan Okezone Cluster yang tidak hanya mencakup platform berita digital. Ada juga jaringan radio, yakni Global Radio, V Radio, dan RDI.
Seiring perkembangan teknologi, radio-radio di bawah Okezone turut bertransformasi. Jika sebelumnya berfokus pada siaran audio, kini ketiganya juga mengembangkan format audio visual melalui siaran digital dan live streaming di berbagai platform media sosial.
Transformasi tersebut memungkinkan konten radio menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda yang terbiasa mengakses informasi dan hiburan melalui perangkat digital. Integrasi berbagai format konten ini menjadi salah satu strategi Okezone Cluster untuk mengikuti perubahan perilaku audiens sekaligus memperkuat kehadirannya di ekosistem media digital.
Perkembangan digital Okezone juga tercermin melalui penguatan berbagai format konten, seperti live streaming, podcast, dan live reaction. Strategi tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan pada sejumlah kanal media sosial Okezone.
Dibandingkan dengan kuartal II (Q2) 2025, media sosial Okezone mencatat pertumbuhan lebih dari 376 persen di Instagram dan 2.974 persen di TikTok. Capaian tersebut menggambarkan besarnya peluang pengembangan konten digital melalui pendekatan yang relevan dengan karakteristik pengguna masing-masing platform.
Sementara itu, radio-radio di bawah Okezone Cluster juga konsisten mencatatkan 1 juta pendengar streaming setiap bulan. Capaian ini menunjukkan bahwa format siaran radio tetap memiliki daya tarik ketika dikembangkan melalui saluran distribusi digital.
Perkembangan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya inovasi format dan distribusi konten bagi perusahaan media dalam menghadapi persaingan di era digital.