PROFIL dan pendidikan Nusron Wahid menarik diulas. Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini kembali menjadi sorotan publik.
Nusron terlihat menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026. Padahal, dia sebelumnya dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Nusron terlihat duduk di barisan ketiga jajaran menteri dengan mengenakan kemeja putih dan peci hitam. Kehadirannya menjadi perhatian lantaran KPK sebelumnya memanggilnya untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Di tengah perhatian tersebut, riwayat pendidikan dan perjalanan karier politik Nusron Wahid turut menarik untuk diketahui. Ia merupakan politikus Partai Golkar yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), sebelum dipercaya menjadi Menteri ATR/Kepala BPN.
Nusron Wahid merupakan politikus Indonesia yang lahir di Kudus, Jawa Tengah, pada 12 Oktober 1973. Ia dikenal aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan organisasi kemasyarakatan sebelum menempati sejumlah jabatan di pemerintahan.
Nusron Wahid menempuh pendidikan dasar hingga menengah di sejumlah lembaga pendidikan Islam dan sekolah menengah di Jawa Tengah sebelum melanjutkan kuliah di Jakarta. Berdasarkan daftar riwayat hidup yang tersedia di situs MPR RI, dia mengenyam pendidikan di Madrasah Ibtidaiyyah Miftahut Thalibin Mejobo, lulus pada 1985.
Kemudian, pendidikan Nusron berlanjut ke MTs Qudsiyyah, lulus pada 1990. Lalu, dia juga masuk SMA Islam Al Ma'ruf, lulus pada 1993.
Nusron juga merupakan lulusan Universitas Indonesia (UI), mengambil bidang Sejarah dan lulus pada 1998. Terakhir, dia berkuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB), menempuh program magister Ilmu Ekonomi dan lulus pada 2011.