Bedah Buku The Architecture of Risk, Ajarkan Cara Memahami Risiko dan Mengambil Keputusan

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Selasa 06 Oktober 2026 21:19 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA – Keberanian mengambil risiko tidak selalu berarti berani mengambil keputusan tanpa perhitungan. Kemampuan membaca situasi, memahami konsekuensi, serta menentukan langkah menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai pilihan dalam kehidupan.

Gagasan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam buku The Architecture of Risk, yang merekam perjalanan dan pemikiran Renaldy Pujiansyah melalui tulisan jurnalis Mima Safa serta sejumlah catatan personal Renaldy.

Buku tersebut tidak hanya membahas pencapaian, tetapi juga mengangkat pengalaman menghadapi kegagalan, mengambil keputusan, membangun bisnis, hingga memahami konsekuensi dari pilihan yang telah dibuat.

Dalam bagian Risk Taker, misalnya, Renaldy membedakan keberanian mengambil risiko dengan tindakan yang bersifat nekat. Keberanian digambarkan sebagai keputusan yang tetap mengandung risiko, tetapi didahului pemahaman terhadap tujuan, kondisi, serta kemungkinan yang dapat terjadi.

Sementara itu, kenekatan lebih dekat dengan tindakan yang dilakukan tanpa persiapan dan perhitungan yang memadai.

Perspektif tersebut menjadikan risiko tidak sekadar sesuatu yang harus dihadapi, tetapi juga perlu dipahami dan dipetakan sebelum sebuah keputusan diambil.

Belajar dari Kegagalan

Pembahasan mengenai risiko dalam buku ini tidak berhenti pada keberhasilan. Salah satu bagian, Retak dari Dalam, mengangkat pengalaman ketika berbagai hal yang telah dibangun Renaldy mengalami kegagalan.

Kegagalan bisnis yang dialami tidak hanya membawa konsekuensi finansial, tetapi juga menjadi pengalaman personal. Dari situ, pembaca diajak melihat bahwa kemampuan menghadapi risiko juga mencakup kesiapan menerima
 

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya