Sementara itu, pendidikan Agatha di Harvard memiliki fokus yang berbeda. Ia tengah mempelajari social innovation, learning design, serta berbagai bidang interdisipliner yang berkaitan dengan bagaimana menciptakan produk dan pengalaman belajar yang lebih baik.
Menurut Agatha, kesempatan belajar di Harvard dan MIT sekaligus membuatnya bisa merasakan pendekatan berbeda dalam dunia pendidikan.
“So excited to experience the different approaches to teaching and learning while getting to be part of both communities :)),” tulisnya.
Agatha pun masih merasa takjub dengan kesempatan yang didapatnya. Ia menyebut bisa menjadi bagian dari komunitas Harvard sekaligus MIT terasa seperti sesuatu yang sulit dipercaya.
Bagi Agatha, kesempatan tersebut bukan sekadar menambah daftar kampus yang pernah ia masuki. Ia kini bisa memperluas eksplorasi akademiknya, mulai dari neurosains dan neuroteknologi hingga inovasi sosial serta desain pembelajaran.
(Djanti Virantika)