MNC University Angkat Wisata dan Kuliner Tradisional saat KKN Tematik di Agam

Dwinarto, Jurnalis
Selasa 11 Agustus 2026 08:45 WIB
MNC University angkat wisata dan kuliner tradisional saat KKN Tematik di Agam. (Foto: dok Okezone/Dwinarto)
Share :

BUKITTINGGI — Keterlibatan MNC University dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 2026 di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, diarahkan untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat melalui produksi video profil desa.

Tim MNC University terdiri atas lima mahasiswa dan seorang dosen pendamping lapangan. Mereka ditempatkan di Salareh Aia Timur, salah satu wilayah yang terdampak bencana dan memiliki sejumlah potensi wisata serta produk lokal.

Dosen Pendamping Lapangan MNC University Topan Dewa Gugat mengatakan, program tersebut tidak sekadar mendokumentasikan lokasi wisata, tetapi juga mencoba mengemas pengalaman wisata secara lebih utuh dengan mengangkat potensi ekonomi masyarakat.

“Kita tidak hanya menjual alamnya saja, tapi kita menjual bagaimana banyaknya makanan tradisional yang bisa kita publikasikan atau kita promosikan di media sosial,” ujar Topan.

Menurutnya, tim mahasiswa melakukan pemetaan terhadap sejumlah lokasi yang dinilai masih memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Salah satunya adalah lokasi yang relatif tidak terdampak bencana.

Selain destinasi alam, mahasiswa juga menggali potensi kuliner tradisional dan usaha mikro, kecil, dan menengah masyarakat setempat. Potensi tersebut kemudian dikemas melalui konten audio visual agar lebih mudah dipromosikan melalui media digital.

Topan mengatakan pengalaman tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa karena mereka harus bekerja langsung di lapangan, beradaptasi dengan kondisi wilayah, sekaligus menentukan cara terbaik dalam mengkomunikasikan potensi masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari KKN Tematik yang digelar melalui kolaborasi LLDikti Wilayah X dan LLDikti Wilayah III. Program berlangsung selama 10 hari sejak 1 Agustus 2026 dan melibatkan peserta dari 34 perguruan tinggi.

Salah satu mahasiswa MNC University, Raka dari Program Studi Desain Komunikasi Visual, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama terlibat dalam produksi video di lapangan.

“Ini juga pertama kali kita terjun ke lapangan langsung di mana kita bertugas untuk membuat video. Ini juga menjadi pengalaman baru bagi kita,” kata Raka.

Mahasiswa lainnya, Dimas dari Program Studi Sains Komunikasi, berharap video profil yang dihasilkan dapat membantu masyarakat memperkenalkan sisi lain Salareh Aia dan Salareh Aia Timur kepada khalayak yang lebih luas.

Namun, menurut Dimas, pengembangan potensi wisata masih menghadapi tantangan berupa kondisi sejumlah akses jalan dan keterbatasan sarana transportasi.

Ia berharap perbaikan infrastruktur dapat berjalan sehingga potensi wisata yang dimiliki masyarakat tidak hanya dikenal, tetapi juga lebih mudah diakses wisatawan.

Melalui program tersebut, MNC University menempatkan mahasiswa tidak hanya sebagai peserta kegiatan pengabdian, tetapi juga sebagai pengolah informasi dan pembuat konten yang dapat membantu memperkenalkan potensi lokal secara lebih luas. 

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya