JAKARTA - Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum bagi ratusan siswa sekolah dasar di Bitung, Sulawesi Utara, untuk mengenal pentingnya menjaga kelestarian laut dan lingkungan pesisir.
Melalui kegiatan edukasi lingkungan di Pantai Tangkoko, Bitung, anak-anak mendapatkan pengetahuan mengenai ekosistem laut, terumbu karang, serta pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir.
Kegiatan tersebut diikuti siswa dari sejumlah sekolah dasar di wilayah pesisir. Para peserta diajak belajar melalui aktivitas interaktif, mulai dari mengenal biota laut hingga memahami cara menjaga lingkungan sekitar.
Salah satu peserta, Noelia, siswa SD Inpres 482 Batu Putih, Bitung, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan pengalaman baru mengenai pentingnya menjaga lingkungan laut.
"Aku diajari cara menghargai makhluk hidup, menjaga kebersihan lingkungan, dan merawat ekosistem laut. Seru sekali! Semoga PTK bisa datang lagi ke sini untuk bikin acara seperti ini," tutur Noelia.
Kegiatan edukasi lingkungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli 2026.
Salah seorang pendamping kegiatan, Juno, mengatakan antusiasme anak-anak terlihat selama mengikuti rangkaian acara. Ia berharap kegiatan edukasi lingkungan dapat membantu meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya menjaga ekosistem laut.
"Acara hari ini sangat seru. Saya melihat betapa tingginya semangat anak-anak mengikuti setiap kegiatan. Harapannya, program ini dapat terus konsisten dilaksanakan untuk membangun dan memupuk kesadaran dalam menciptakan ruang laut yang aman dan nyaman bagi biota di dalamnya," ungkap Juno.
Selain edukasi lingkungan, para peserta juga mengikuti aksi bersih-bersih pantai bersama sejumlah pihak, termasuk pemerintah daerah, sekolah, dan elemen masyarakat setempat.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Pertamina Trans Kontinental (PTK), Eko Cahyadi, mengatakan kegiatan edukasi lingkungan bagi anak-anak penting untuk membangun kepedulian terhadap kelestarian alam sejak dini.
"Melalui gerakan edukasi dan aksi bersih pantai ini, PTK berperan dalam menjaga keberlanjutan sehingga tidak hanya menjadi konsep di atas kertas, tetapi aksi nyata di lapangan. Kolaborasi bersama masyarakat dan sekolah adalah kunci menjaga kekayaan pesisir Indonesia demi generasi mendatang," ujar Eko.
Pantai Tangkoko sendiri merupakan kawasan pesisir yang memiliki nilai ekologis tinggi karena berada di wilayah segitiga terumbu karang (Coral Triangle) yang dikenal memiliki keanekaragaman hayati laut.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)