Ini Pendidikan Nanik S Deyang yang Putuskan Mundur dari Kepala BGN

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Rabu 22 Juli 2026 13:29 WIB
Ini Pendidikan Nanik S Deyang yang Putuskan Mundur dari Kepala BGN (Foto: BGN)
Share :

JAKARTA - Nanik S. Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut diambil karena ia akan menjalani pengobatan jantung di luar negeri dan telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

Kabar pengunduran diri Nanik dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Dirgayuza dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Pendidikan Nanik S. Deyang

Nanik S. Deyang memiliki latar belakang pendidikan di bidang sains dan kehutanan. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), kemudian melanjutkan studi magister di bidang Ilmu Kehutanan di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Riwayat pendidikannya meliputi:

Sarjana (S1): Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)

Magister (S2): Ilmu Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM)

Alasan Mengundurkan Diri

Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Nanik menjelaskan bahwa dirinya akan menjalani pengobatan jantung di luar negeri untuk memperoleh pendapat medis kedua (second opinion).

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu (22/7), saya berangkat," tulis Nanik.

Ia menegaskan, keputusannya berobat ke luar negeri bukan karena meragukan kemampuan tenaga medis di Indonesia, melainkan atas rekomendasi dari rekannya.

"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," lanjutnya.

Nanik juga menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo karena harus melepaskan jabatannya sebagai Kepala BGN demi fokus menjalani pengobatan.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya. Presiden prihatin dan menyetujui pengunduran diri saya, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," ungkapnya.

Hingga kini, Presiden Prabowo belum mengumumkan sosok yang akan menggantikan Nanik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Nanik sendiri baru dilantik pada 8 Juni 2026 untuk menggantikan Dadan Hindayana.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya