Daftar 5 Hewan yang Tidak Bersuara

Winda Rahmadita, Jurnalis
Kamis 05 Oktober 2023 08:14 WIB
Daftar 5 Hewan yang Tidak Bersuara (Foto: Science)
Share :

JAKARTA - Daftar hewan yang tidak bersuara. Dari keragaman dunia fauna yang luar biasa, terdapat banyak sekali fakta-fakta yang menarik dan tak terduga.

Mulai dari cara mereka mencari makan, bereproduksi, hingga berkomunikasi, kehidupan hewan-hewan ini selalu menjadi sumber keajaiban yang dimiliki planet ini.

Ketika membicarakan cara berkomunikasi, beberapa kelompok hewan mungkin memiliki karakteristik mereka sendiri.

Namun, tahukah kamu bahwa di antara mereka, ada hewan yang tidak mengeluarkan suara? Lantas, bagaimana cara mereka untuk berinteraksi dengan satu sama lainnya?

Untuk yang penasaran, artikel ini akan membahas daftar hewan yang tidak bersuara beserta penjelasannya yang akan mengungkapkan fakta-fakta menarik yang belum pernah kamu dengar sebelumnya.

Daftar Hewan yang Tidak Bersuara

1. Ubur-Ubur

Kalau kamu pernah mengunjungi aquarium atau menonton tayangan video, kamu pasti akan menyadari kalau ubur-ubur adalah makhluk pendiam yang berenang sambil mengayunkan tentakel mereka dengan tenang.

Fakta bahwa ubur-ubur tidak memiliki otak dan cukup kecerdasan dalam mencari makan dan menghindari predator, peneliti mengkaitkan hal ini sebagai penyebab kurangnya cara komunikasi ubur-ubur satu sama lain, kecuali melalui gerakan atau sinyal cahaya.

2. Kepiting

 

Hewan yang sering dijumpai di kedai seafood sebagai hidangan menggugah selera ini ternyata memiliki cara sendiri untuk berkomunikasi. Kepiting menggunakan stridulasi, istilah yang untuk tindakan pergesekan bagian tubuh secara bersamaan, seperti yang dilakukan berbagai serangga saat berjalan.

Ketika melangkah, kepiting akan menggosok bagian cangkang yang halus dan menggesekkannya ke bagian cangkang lainnya. Kalau kamu pernah memperhatikan, mereka akan membuat suara secara berturut-turut sebelum berhenti sejenak untuk menunggu jawaban kepiting lain di dekatnya.

3. Bulu Babi

Meskpun tidak dapat bersuara, bulu babi memiliki cara menarik untuk berkomunikasi. Duri-duri yang terletak di belakang bulu babi ternyata merupakan serangkaian kantong kecil yang melekat pada sel-sel saraf.

Untuk berkomunikasi, bulu babi akan melepaskan bahan kimia dari pori-pori ini, yang menghasilkan untaian lendir tak berwarna dan tak berbau yang mengapung di sekitar arus air untuk kemudian dapat dicium oleh kelompok bulu babi lainnya maupun spesies hewan lain.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Edukasi lainnya