Wakil Bendahara DPP PII Minta Indonesia Negara Lain Desak China Terima Bantuan Penanganan Covid-19

Fatmawati, Jurnalis
Jum'at 06 Januari 2023 11:46 WIB
Ilustrasi/MPI
Share :

Wakil Bendahara DPP PII, Furqan Raka mengatakan ancaman kematian di awal tahun 2023 serta musim dingin ini, sudah di depan mata dan harus dihadapi oleh rakyat China.

“Pertama, prediksi tingginya angka kematian rakyat China ini cukup akurat karena diperoleh dari hasil riset dan kajian Institute of Health Metrics and Evaluation (IHME) yang berbasis di Amerika Serikat,” kata Furqan Raka lepada Wartawan, Jumat (6/1/2023).

Dia mengutip pernyataan Direktur IHME, Christopher Murray, yang menyebut puncak kematian di China akibat Covid-19 mencapai puncaknya sekitar 1 April di angka 322.000 orang, dan sekitar sepertiga populasi China akan terinfeksi pada saat itu.

Pakar lain memperkirakan sekitar 60 persen populasi China pada akhirnya akan terinfeksi, dengan puncaknya diperkirakan pada awal 2023, dimana tua dan mereka yang memiliki penyakit pemberat sebelumnya, sangat rentan terpapar dan meninggal akibat Covid-19.

“Anehnya, Beijing tetap menolak bantuan negara dunia khsususnya vaksin yang lebih ampuh ketimbang buatan Tiongkok, untuk menyelamatkan nyawa warga China,” ujar Furqan Raka.

Bukan hanya mematikan populasi rakyatnya, kebijakan salah yang diambil Xi Jinping ini juga berimbas pada sendi-sendi perekonomian Tiongkok.

Hal ini dapat diketahui dari menurunnya produk domestik bruto (PDB) China yang kian merosot, selama kebijakan zero covid yang di berlakukan pada semua wilayah negara, oleh Presiden Xi Jinping.

“Lihat saja produk domestik bruto (PDB) Tiongkok sudah menyusut 2,6% dan rekor pengangguran naik menjadi 20% akibat kebijakan malapetaka Xi Jinping,” tutur Furqan Raka.

Dia juga menilai tindakan tersebur dapat menghancurkan perekonomian China, seperti prediksi Kepala eksekutif Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva, yang menyatakan ke khawatirannya ketika mengetahui terjun bebasnya ekonomi China akhir-akhir ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya