JAKARTA - Banyak orang pasti membutuhkan alat tulis untuk melakukan kegiatan. Pensil juga menjadi salah satu alat tulis yang banyak dibutuhkan oleh para pelajar.
Terlepas dari itu, ternyata penemu pensil pertama kali adalah Nicolas Jacques Conte seorang yang berkebangsaan Prancis dan juga seorang insinyur.
Seorang insinyur tersebut lahir pada 4 Agustus 1755 di Saint Ceneri pres Sees (sekarang Auno-sur-Orne) di Normandu, Prancis.
Pada saat itu Conte membuat pensil menggunakan campuran grafit dan tanah liat. Awalnya pembuatan pensil hanya terbuat dari grafit atau barang tambang yang warna, bentuk, dan rupanya seperti arang.
Karena mudah patah, terlalu halus atau lembut, Conte pun kemudian membuat pensil dari campuran bubuk granit dengan tanah liat yang dilapisi kayu, dan kertas sehingga membentuk campuran itu menjadi batangan dan membakarnya supaya terlihat rapi.
Hal hasil, pensil tersebut menjadi nyaman digunakan dan memudahkan untuk menulis.
Sebetulnya tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan dan dimana tepatnya pensil pertama ditemukan.
Pensil primitif juga diyakini sudah ada di benua Eropa sejak 1560-an. Namun jauh sebelum itu, suku Aztec di sentral Meksiko sudah menggunakan grafit sebagai penandanya.
Pensil yang ditemukan oleh Conte ini merupakan pensil modern pertama yang karyanya sampai saat ini masih digunakan.
Penemuan Conte itu akhirnya eksperimen oleh beberapa ahli dan menjadi sebuah produk pensil yang banyak diminati.
Kemudian, beberapa pengusaha membuat pensil dengan nama Conte Crayon dan saat ini pensil banyak diproduksi oleh berbagai negara.
Tentunya dengan memiliki tingkat ketebalan yang lebih beragam.
(Natalia Bulan)