Begini Keseharian Orangtua Siswi yang Tinggal di Bedeng Tanpa Listrik

Hambali, Jurnalis
Rabu 28 September 2022 13:04 WIB
Keseharian keluarga siswi yang tinggal di bedeng tanpa listrik/Hambali
Share :

Hasil penjualan tanaman singkong digunakan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Seikat daun singkong rata-rata dibeli seharga Rp500, sedang buah singkong dijual seikhlasnya pada pembeli yang datang.

"Kalau daun singkong paling juga Rp500, seikhlasnya aja. Singkong juga kalau dicabut (buahnya) nggak dihargain, yaudah kita kasih terus dia ngasih ke kita, kadang ngasih Rp5 ribu," imbuhnya.

Jika waktu petang tiba, Karta dan istri sibuk bergantian turun ke bawah menuju sumber air milik perumahan.

Keduanya menenteng ember besar, lalu mengambil air di sana guna kebutuhan mandi hingga memasak.

Jarak sumber air lumayan jauh, yakni sekira 200-an meter dengan sebagian jalan menurun tajam.

"Kalau saya paling satu dua ember udah cukup, karena kaki saya nggak kuat naik ke atasnya. Nanti gantian sama istri atau anak saya," ucapnya.

Keadaan itu jadi motivasi tersendiri bagi Kardila. Dia terus tegar belajar meski dihimpit keterbatasan.

Semua dilakukan agar kelak cita-citanya menjadi seorang dokter terwujud, hingga bisa merubah nasib keluarganya.

"Cita-cita saya mau jadi dokter, biar bisa bantu orang yang sakit, bisa bahagiain orang tua juga," ungkap Kardila.

Guna menopang kebutuhan sekolah Kardila, sang ibu pun merencanakan untuk berjualan nasi uduk.

Sebuah meja kayu kecil dilapisi alas berwarna putih telah disiapkan di depan bedeng.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya