JAKARTA - Majas merupakan bahasa kiasan atau gaya bahasa yang digunakan agar kalimat menjadi lebih hidup.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), majas didefinisikan sebagai cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain.
Majas memiliki banyak jenisnya, salah satu di antaranya adalah majas simile. Majas ini diartikan sebagai majas perumpamaan atau perbandingan.
Majas simile merupakan gaya bahasa yang mengumpamakan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap mengandung bentuk serupa.
Ciri-ciri dari majas simile umumnya dinyatakan secara eksplisit dan memakai kata-kata kiasan yang akan terdengar berlebihan atau tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya.
Selain itu, majas simile sering menggunakan kata-kata perumpamaan, contohnya bagaikan, bak, laksana, seperti, selayaknya, serupa, dan lain-lain.
Berikut 10 contoh kalimat dari majas simile:
1. Kulit bayi itu lembut bagaikan kapas.
2. Putri dari kerajaan seberang raut wajahnya dingin seperti es.
3. Masakan Kinanti enak bak koki bintang lima.
4. Matanya berkilauan secerah bintang di malam hari.
5. Senyuman Andini sangat manis selayaknya gula jawa.
6. Saudara kembar itu sifatnya sangat bertolak belakang, bagaikan bumi dan langit.
7. Dia mengucapkan kalimat yang tajam bagaikan silet kepadaku.
8. Tono berlari sangat cepat layaknya cheetah.
9. Kita tidak akan bisa bersatu bagaikan minyak dan air.
10. Kecantikanmu laksana dewi-dewi di surga.
Demikian, pengertian dari majas simile yang disertai dengan 10 contohnya.
(Natalia Bulan)