Jadi kesimpulannya, lanjut Ansari Kadir, bermanfaat atau tidaknya media sosial dan game online itu tergantung bagaimana cara penggunanya sendiri menggunakan kedua hal tersebut.
"Jadi media sosial itu coba lalukan hal yang bermanfaat misalnya informasi, edukasi, informatif. Jadi orang nanti misalnya mau mengunjungi instagram kalian dia tahu harus mendapatkan informasi apa itu salah satu cara meningkatkan followers. Saya gini gini udah centang biru, gapercaya? caranya gimana? informasi yang saya sampaikan di dalam IG saya, edukasi UMKM, gimana cara memulai bisnis usaha dari kecil ke menengah. Nah kalian ingin menjadi konten kreator dan banyak follower upload lah tentang game, gimana cara bermain dengan baik," kata Ansari Kadir.
Selain Ansari Kadir, turut hadir dalam kegiatan INAYES Goes to School di SMAN 81 Jakarta, Ketua Umum DPP INAYES Aldi Dwi Prastianto, Sekjen DPP INAYES Ryan Agushar Salim, Ketua Departemen Perlindungan Anak DPP INAYES yang juga bertugas sebagai pembawa acara Offie Dwi Natalia, Ketua Departemen Kerjasama, Kelembagaan dan Media Margaretta Putri dan Pemenang Putri Hijabfluencer Provinsi Sumatera Barat Nindry Meyri Rinaldi.
(Widi Agustian)