Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Jabar, Atalia Praratya Kamil mengatakan, remaja putri berpotensi mengalami anemia.
Hal ini didasari oleh berbagai kebiasaan yang dialami dan sistem hormon dengan adanya menstruasi.
Dia mencontohkan, banyak remaja putri yang menjalani diet ketat, namun secara gizi tidak terpenuhi dengan baik sehingga tidak seimbang ditambah banyaknya aktivitas harian yang dijalaninya.
"Kita berikan TTD ini agar sehat dan menghadirkan generasi yang tidak stunting, jadi sehat mulai dari remaja putri," ujar Atalia.
(Natalia Bulan)