JAKARTA - Beragam dampak apabila kadar gas rumah kaca di atmosfer Bumi semakin meningkat.Efek rumah kaca memiliki penjelasan mengenai efek yang disebabkan oleh adanya emisi gas-gas rumah kaca, salah satunya adalah gas CO2.
Efek rumah kaca yang berlebihan akan membuat panas matahari tidak leluasa untuk terpantul kembali ke luar angkasa dan malah kembali berbalik arah menuju ke dalam atmosfer Bumi.
Panas yang terus menerus terperangkap akan menaikkan suhu rata-rata Bumi yang disebut dengan pemanasan global.
Kenaikan konsentrasi gas dari hasil bahan bakar fosil seperti CO2 yang terperangkap di atmosfer mengakibatkan efek rumah kaca.
Karena adanya efek rumah kaca, panas matahari tetap terperangkap dalam atmosfer sehingga bumi mengalami pemanasan global.
Pemanasan global terus terjadi seiring dengan revolusi industri pada abad 18 yang mana bahan bakar fosil, minyak bumi dan batu bara.
Dampak geofisika seperti muka air laut yang mengalami peningkatan, lelehnya gunung es, meningkatnya volume curah hujan, perubahan iklim drastis, flora fauna tertentu punah dan sebagainya.
Berikut dampak apabila kadar gas rumah kaca di atmosfer Bumi semakin meningkat yang dirangkum Okezone dari berbagai sumber:
1. Kekeringan karena suhu udara meningkat
Jika suhu udara semakin meningkat, maka cadangan air di bawah tanah juga akan sedikit demi sedikit menguap.
Hal ini akan membuat tanah menjadi lebih kering. Kondisi tanah yang kering dapat menyebabkan gagal panen.
2. Terjadinya banyak bencana
Suhu udara yang tidak stabil membuat angin juga berputar dengan suhu antara panas dan dingin, tidak stabilnya angin ini dapat memutar satu sama lainnya membentuk angin topan.
3. Es di kutub akan mencair
Es adalah air yang membeku. Jika kembali terkena panas, sudah menjadi rahasia umum es akan kembali ke bentuk air.
4. Munculnya berbagai macam penyakit
Di dalam es yang dingin, bakteri-bakteri akan mengalami proses tidur (tidak beraktivitas), namun jika suhunya perlahan meningkat, suhu akan semakin hangat.
Suhu hangat adalah suhu optimal bakteri untuk membelah diri. Hal ini berbahaya, karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.
Itulah dampak apabila kadar gas rumah kaca di atmosfer Bumi semakin meningkat.
(Natalia Bulan)