Hal ini jangan sampai di kemudian hari ada pengklaiman oleh negara lain.
"Untuk itu, saya berharap kepada Darma Putra untuk segera mendaftarkan wayang ental agar memiliki hak cipta, ini penting agar tidak ada pihak lain yang mengklaimnya," ujarnya menyarankan.
Sementara itu, sidang ujian promosi doktor yang dipimpin Rektor ISI Denpasar Profesor Dr I Wayan Kun Adnyana beserta tiga pembimbing serta delapan penguji menyatakan menerima disertasi I Gusti Made Darma Putra serta dinyatakan lulus dengan predikat pujian.
Dr I Gusti Made Darma Putra, SSn, MSn, meraih nilai 91,5 (A) dengan IPK 3, 95. ISI Denpasar telah menelurkan lima doktor seni sejak dibukanya program S3 di kampus seni satu-satunya di Pulau Bali itu.
(Natalia Bulan)