Ia menyebutkan, pada tahun ini, SMKN Jateng di Semarang telah membuka pendaftaran dengan kuota 120 anak didik baru yang semuanya berasal dari keluarga tidak mampu.
"Karena keterbatasan asrama tahun ini kita menerima 120 siswa baru, untuk empat jurusan. Syaratnya banyak tapi secara umum, berasal dari keluarga miskin, sehat dan berprestasi," katanya.
Lulusan SMKN Jateng, lanjut dia, menjadi incaran perusahaan-perusahaan, terutama di sektor industri sebab selain keterampilan, siswa SMKN Jateng dibekali karakter, budaya kerja, dan kecerdasan yang siap menghadapi dunia kerja.
"Ada tiga hal yang menjadi keunggulan. Yakni karakter, budaya kerja dan kecerdasan improvement," ujarnya.
(Natalia Bulan)