Tambah Tenaga Pendidik PLB, Disdik Surabaya Berupaya Percepat Pendataan ABK

Aan Haryono (Koran Sindo), Jurnalis
Kamis 21 April 2022 12:56 WIB
Kadisdik Surabaya Yusuf Masruh. (Foto: istimewa)
Share :

SURABAYA - Dinas Pendidikan Kota Surabaya terus memaksimalkan pelayanan Pendidikan Luar Biasa (PLB) dengan menambah tenaga pendidik inklusi di lima wilayah Kota Pahlawan itu. Penambahan tenaga pendidik itu dimaksudkan untuk mendeteksi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di lingkup sekolah dan masyarakat secara lebih dini.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Yusuf Masruh menjelaskan, dengan memaksimalkan PLB untuk ABK itu ia akan mengerahkan tenaga guru reguler di lima wilayah sekolah yang ada di bawah naungan Dispendik Surabaya. Tenaga guru reguler itu nantinya akan dilatih mengenai bagaimana cara menangani dan memahami anak-anak ABK dan inklusi.

"PLB itu kan kita punya lima wilayah, sesuai instruksi Pak Wali (Eri Cahyadi) kami harus berinovasi. Jadi, tuntutan itu kita wujudkan dengan memberikan pelayanan yang tidak hanya mengandalkan lima wilayah itu saja, tapi lebih. Oleh karena itu, kita siapkan teman-teman guru reguler untuk kita latih pembelajaran ABK, minimal bagaimana cara menangani dan bagaimana memahami anak-anak inklusi," kata Yusuf, Rabu (20/4/2022).

Setelah dilatih, guru-guru itu akan menangani dan memberikan pendampingan serta memfasilitasi kebutuhan anak ABK atau inklusi di sekolah. Selain itu, juga akan melakukan home visit (kunjungan ke rumah) warga yang memiliki anak inklusi untuk diberi pendampingan pendidikan.

Sehingga, lanjut Yusuf, dengan home visit itu akan menyesuaikan karakter dan budaya warga Kota Surabaya. Karena ada beberapa orang tua yang malu atau minder ketika memiliki anak ABK, ada pula yang terkendala jarak dan sebagainya.

BACA JUGA: Berkebutuhan Khusus Tidak Menghalangi Anak Ini Mahir Membuat Kaligrafi dengan Lilin

"Dengan home visit, akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan fasilitas pendampingan ABK. Harapannya, dengan dilakukan home visit, anak ABK menjadi semakin berkembang dan beradaptasi dengan lingkungannya sesuai harapan orang tuanya. Misal, ada anak ABK yang membutuhkan pelayanan pendidikan, maka akan kita sentuh melalui itu. Kita fasilitasi dan kita dampingi, pasti masyarakat akan senang dengan pelayanan seperti ini," jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya