JAKARTA – Australian National University Indonesia Student Association (ANUISA) yang merupakan organisasi perhimpunan pelajar Indonesia (PPI) di Australian National University (ANU) baru saja melakukan acara penyambutan mahasiswa baru di kampus Australian National University, Jumat (18/3/2022).
Penyambutan mahasiswa baru ini dihadiri Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Australia dan Vanuatu, Siswo Pramono, PhD. Selain itu turut hadir Mukhamad Najib selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud), Roy Sidharta Sembiring selaku Sekretaris Pertama Fungsi Protokol & Konsuler dan Dody Harendro selaku Sekretaris Pertama Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya, serta beberapa staf KBRI Canberra.
Dalam sambutannya, Dubes Siswo menyampaikan nostalgianya dulu ketika menjadi mahasiswa di ANU.
“Saya kuliah di Australia selama 8 tahun dari S1 sampai S3, dan jadi Dubes baru 3 bulan, jadi saya lebih lama jadi mahasiswa dibanding jadi diplomat”, jelas Siswo yang disambut meriah oleh mahasiswa baru, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (20/3/2022).
Menurut Siswo, saat dirinya kuliah di ANU dulu situasi kampus masih sangat sepi jauh sekali dengan kondisi yang ada saat ini.
Dubes juga menceritakan, dulu saat kuliah di ANU, dirinya tinggal di Toad hall, salah satu asrama mahasiswa yang paling dekat dengan kampus ANU.
“Kalian tahu tidak, dulu saat saya kuliah ada kakak kelas saya bernama Penny Williams. Kami sama-sama tinggal di Toad hall dan kami berhubungan baik. Saat ini, saat saya diamanahkan menjadi Dubes Indonesia untuk Australia, ternyata Mbak Penny juga ditugaskan menjadi Dubes Australia di Indonesia,” urai Siswo.
Menurut Dubes Siswo, hal ini dirinya ceritakan kepada mahasiswa baru supaya mahasiswa benar-benar bisa memanfaatkan kesempatan kuliah di ANU untuk belajar dengan baik dan pada saat yang sama juga mau bergaul untuk membangun jaringan.
“Belajar dengan keras sudah pasti, karena kalian ada di kampus terbaik dunia. Tapi jangan hanya belajar, kalian juga harus bergaul dengan orang Australia dan mahasiswa internasional lainnya, bangun jaringan seluas-luasnya, karena kelak hal itu akan bermanfaat untuk bangsa. Yang harus diingat juga, hari ini anda pergi meninggalkan tanah air untuk belajar dan mencari pengalaman, kelak pada waktunya kalian kembali untuk membangun negeri,” tutur Dubes yang alumni ANU ini.