Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta terus melakukan pengawasan terhadap sekolah- sekolah yang menggelar Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) 100 persen. Pihaknya telah mempersiapkan sistem pengawasan sejak awal PTM dimulai pada Senin 3 Januari 2022.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti. Sistem tersebut untuk mengetahui apakah ada penularan varian Omicron atau tidak.
"Kami pada saat mulai kebijakan PTM, Dinkes secara aktif menggunakan ACF (Active Chase Finding) sebagai kontrol kita. Jadi kita tidak hanya menunggu sampai sakit jadi ini bentuk perlindungan kepada anak murid kami melakukan ACF kepada sekolah yang sudahdibuka. Apakah terjadi penularan setempat. Angka ACF itu positivity ratenya di bawah 1 persen itu relatif terkendali," ungkap Widyastuti dalam Polemik MNC Trijaya bertajuk 'Bersiap Hadapi Omicron', Sabtu (15/1/2022) kemarin
(Rahman Asmardika)