Kemendikbudristek Ajak Masyarakat Jelajahi Pustaka dan Laboratorium Digital

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 03 Agustus 2021 18:35 WIB
Foto: Illustrasi Shutterstock
Share :

Pada kesempatan yang sama, Guru IPA Sekolah Lentera Kasih Makassar, Ainun Najib Alfatih, menceritakan pengalamannya setelah menggunakan laboratorium maya. Ia mengisahkan pengalamannya bahwa dalam situasi pandemi ini, guru ditantang untuk tetap bisa memberikan proses belajar mengajar yang maksimal.

Namun demikian, pembelajaran daring memiliki banyak kekurangan. Terutama bagi guru yang dalam proses mengajar memerlukan visualisasi, kata Ainun, mereka betul-betul memerlukan praktikum. Dengan adanya laboratorium virtual ini akan sangat memudahkan para guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang lebih berkualitas.

“Sudah ada beberapa platform yang saya gunakan untuk mendukung proses belajar mengajar, sehingga bisa mengurangi rasa bosan anak-anak. Tapi setelah menggunakan laboratorium maya, saya bisa menggabungkannya dan lebih memberikan banyak kemudahan dan akses pembelajaran khususnya buat praktikum,” jelasnya.

Ainun menilai laboratorium maya sangat cocok digunakan karena tantangan terbesar dalam belajar daring adalah rasa bosan yang menyerang anak-anak. Oleh karena itu, aplikasi ini menurutnya dapat membantu guru untuk membangun motivasi anak-anak agar tidak merasa bosan dalam menerima pelajaran karena banyaknya variasi fitur yang disuguhkan.

“Adanya Rumah Belajar ini membantu saya bisa lebih memvariasikan aktivitas-aktivitas di kelas, terutama untuk aktivitas praktikum atau aktivitas yang membutuhkan visualisasi,” tutupnya. (din)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya