JAKARTA - Jumlah dokter hewan yang mengkhususkan diri menjadi dokter hewan kuda belum banyak di Indonesia. Profesi menjadi dokter hewan kuda itu keren dan banyak dicari para pecinta kuda.
Hal itu diungkapkan Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB University Prof Deni Noviana. Lantas, mengapa jumlah dokter hewan kuda masih langka? Hal ini karena proses pembelajaran yang mendukung untuk menjadi dokter hewan kuda yang baik tidak mudah diperoleh di banyak FKH di Indonesia.
Baca juga: IPB Berduka, Tiga Peneliti Terbaik Meninggal Salah Satunya Kena Covid-19
“Namun demikian, bagi mereka yang berminat menjadi dokter hewan dan khususnya kelak menjadi dokter hewan kuda, maka belajar di FKH IPB University adalah pilihan yang tepat,” katanya melalui siaran pers, Selasa (25/5/2021).
Menurutnya, FKH IPB University memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh banyak FKH lainnya. Pertama, FKH IPB University memiliki dosen-dosen dengan keahlian yang mumpuni dalam equine medicine (kesehatan perkudaan). Ada dosen FKH IPB University yang menjadi anggota dokter hewan kuda internasional ataupun dokter hewan konsultan di stable kuda ternama.
Baca juga: Doktor HC Doni Monardo, Selarik Kisah yang Terpendam
“FKH IPB University menyiapkan pembelajaran dan pengenalan tentang kuda di semester awal. Ada pembelajaran anatomi topografi kuda. Mata kuliah klinikal dan reproduksi di semester berikutnya. Juga jam praktikum pada hewan kuda yang mencukupi dan magang khusus kesehatan perkudaan bekerja sama dengan instansi kavaleri TNI, Polisi Satwa dan swasta,” ujarnya.