Mengetahui hal itu, Bima kembali mendatangi RS UMMI Bogor dan bertemu dengan Habib Hanif Alatas. Dalam pertemuan itu membahas pemintaan agar Habib Rizieq menjalani swab test sekali lagi. Namun, permintaan itu tak digubris.
"Kemudian malamnya, Jumat malam saya mendatangi ke sana (RS Ummi) bertemu dengan Habib Hanif dan juga dokter Andi Tatat, di sana disampaikan Habib menolak dilakukan swab. Saya bisa pahami kalau sudah diswab tidak apa-apa, sejauh ada kejelasan yang melakukan swab dan juga kami bisa mendapatkan laporan," lanjutnya.
Baca juga: Belum Dipanggil Jadi Saksi Kasus RS Ummi, Bima Arya: Intinya Kita Siap
"Tidak harus kami laporkan ke publik, paling tidak kami mendapat laporan ini, kami dapat laporan sesuai dengan kewenangan saya yang setiap hari mendapat laporan dari rumah sakit," ungkapnya.
Kemudian esok harinya, Bima mendapat surat yang berisikan penolakan Habib Rizieq Shihab terkait hasil Swab test. "Kami tunggu hari Sabtu. Tapi yang saya terima surat Habib Rizieq kepada saya, tetapi disampaikan kepada terbuka. Surat tertulis yang tidak berkenaan untuk menyampaikan hasil swab PCR. Diketik, ditandatangi, saya mendapat fotocopy, ditujukan kepada Wali Kota," tukasnya.
(Fakhrizal Fakhri )