Orasi Ilmiah Doni Monardi Bertajuk Model Tata Kelola Sumber Daya Alam dan Lingkungan

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 27 Maret 2021 10:38 WIB
Doni Monardo mendapat gelar Doktor Kehormatan dari IPB. (Foto: Tangkapan Layar Live IPB))
Share :

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Doni Monardo menerima gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) hari ini, Sabtu (27/3/2021).

Dalam pidato ilmiahnya, Doni Monardo bertajuk Model Tata Kelola Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Pengalaman bertahun-tahun berlatih di hutan dan penugasan operasi militer di beberapa daerah membuat Doni mengenali banyak jenis tanaman. Sehingga dia berkomitmen untuk menanam, merawat dan melestarikan tanaman di mana pun Doni Mornadi berada.

Baca Juga : Doni Monardo Akan Terima Gelar Honoris Causa dari IPB

Dimulai dengan menanam pohon di Asrama Brigif Para Raider III/Tri Budi Sakti Kostrad yang tandus, di Kariango, Sulawesi Selatan, yang merupakan sumbangan dari alm. Andi Tendri Onigapa, pimpinan Panin Peduli Makassar. Dilanjutkan dengan pembibitan Trembesi, serta menanamnya di banyak tempat di Sulawesi Selatan termasuk di Lapangan Karebosi dan Bandara Sultan Hasanuddin. Berkomitmen untuk melanjutkan program ini dengan mencanangkan slogan yang terpampang di kebun Bibit Brigif Para Raider III/Tri Budi Sakti Kostrad Kariango pada tahun 2008 “Dari Kariango Ikut Hijaukan Indonesia”. 

Baca Juga : Doktor HC Doni Monardo, Kisah di Balik Layar

Setelah pindah ke Paspampres di Jakarta, komitmen itu Doni Monardi buktikan dengan membuat kebun bibit trembesi di Cikeas akhir November 2008, dan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2009, bibit trembesi dibagikan di Istana Merdeka.

Selanjutnya, tahun 2010 Doni Monardo mengembangkan kebun bibit di Rancamaya. 100.000 bibit trembesi ditanam di wilayah Bogor, Cianjur dan Sukabumi, dan DKI Jakarta termasuk di sepanjang Kota Kudus, Jawa Tengah.

Kemudian 100.000 bibit Sengon dibagikan secara gratis kepada masyarakat termasuk warga terdampak erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

“Setahun kemudian, saya mendirikan Paguyuban Budiasi di Sentul di lahan pinjaman milik alm. Ketut Masagung. Budiasi kependekan dari Budidaya Trembesi, nama pemberian Bapak SBY, Presiden Republik Indonesia saat itu. Sampai hari ini Paguyuban Budiasi telah memproduksi lebih dari 20 juta pohon, terdiri dari 150 jenis pohon termasuk tanaman langka, yang dibagikan ke berbagai daerah termasuk Timor Leste,” dalam pidatonya, Sabtu (27/3/2021).

Baca Juga : Doktor HC Doni Monardo, Kisah di Balik Layar

Beberapa pejabat tinggi negara dan kepala daerah pun sempat berkunjung ke kebun bibit Budiasi, termasuk Bapak Jokowi, saat menjabat Gubernur DKI Jakarta pada Januari 2014.

Tahun 2017, ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Maluku, Beliau sempat menyinggung soal kebun bibit. Saya jelaskan bahwa kebun bibit masih ada bahkan sudah berkembang, Presiden Jokowi juga meminta Doni Monardi membuatnya di Maluku.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya