GeNose C19 merupakan alat skrining Covid-19 buatan peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Sedangkan CePAD adalah alat skrining virus Corona buatan Universitas Padjadjaran (Unpad).
GeNose C19 telah mengantongi Izin Edar Kemenkes RI AKD 20401022883 dan siap diproduksi massal untuk dipasarkan. GeNose memiliki sensitifitas 90%, spesifisitas 96%, akurasi 93% dengan PPV 88% dan NPV 95%.
Sementara CePAD UNPAD juga telah mengantongi Izin Edar Kemenkes RI AKD 20303022358 pada tanggal 4 November 2020.
Alat CePAD mampu mendeteksi keberadaan antigen virus pada saat viral load-nya sedang tinggi (most infectious), sehingga bermanfaat untuk mengurangi potensi penyebaran penyakit
(Vitrianda Hilba Siregar)